Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2021

BELAJAR PADA SEMUT

Gambar
  Belajar dari SEMUT Semut  ............ Hewan kecil yang sering kita abaikan, ternyata punya semangat juang yang tidak boleh diremehkan. Semut, hewan yang juga dilarang untuk dibunuh ini, sangat dianjurkan untuk dijadikan contoh pembenahan diri. Ya, dengan belajar filosofi semut, kita bisa merefleksi diri di kehidupan ini. Mulai dari semangat untuk mengejar impian, selalu taat pada orangtua dan pemimpin negara, senantiasa menatap ke masa depan yang cerah, dan hal-hal positif lain yang kerap kali kita abaikan. Ternyata, dari hewan semut, kita bisa memperbaiki hidup jadi lebih terarah lagi. Kira-kira, seberapa jauh kita dapat belajar dari filosofi semut ini? Dan, seberapa luas hal yang bisa kita pelajari? Langsung simak aja yuk, sederet ulasannya berikut ini. 1. Semangat Pantang Menyerah Semut memiliki semangat pantang menyerah yang perlu kita tiru. Tidak peduli rintangan atau halangan apapun, dia akan berusaha untuk melewatinya. Bahkan jika halangan itu bisa mengancam kehidupa...
  Saat kebahagiaan hadir Dan senyum di wajah kembali terukir Tak ada sisa lagi buat nadir Karena semua seolah kembali lahir Harus selalu ingat dan waspada Sebab pemeo roda pedati telah menjadi marga dunia Semua hanya menjalani kehendak Allah Swt Ketika goncangan dan celaka tiba Harus selalu sabar dan berdoa Juga jangan berhenti berupaya selalu penuh usaha Supaya seluruh dukana dan gulita nestapa Bisa segera lenyap sirna Sebab doa dan upaya selalu berkarya itu jalan utama Untuk hadirnya pahala dan ridho Allah Swt.
  Bakal ndak tutukke lakuku Nggonku ngoyak sliramu Snajan kudu tibo tangi Bakal ndak lakoni   Kanggo esem lan kabagyanmu kanggo  Ing Tengah Wengi Yen ing tengah wengi Hana angin kang semliwer Mandheng bulan purnama sidhi Ati tan saya ayem Kelingan kanikmatan gusthi Seng tanpa wathes paring kawelas asih marang makhluk Sembah ipun amung pasrah. Sliramu Sinawang saka netramu Ana rasa kang kebak pitakonan Yagene slira musnah sajroning werdi Rinasa ing sajroning tyas Ana rasa wuyung kang tansah ngrembuyung Tanpa kuwawa bisa antuk jampi. Wiji Trubus kang ginadhang Isih dadi anteb bombonging tekad Nora ruruh sanajan sinenggut Mosak-masiking sindhung riwut. Trisatya dadya mustikaning ubaya Keket ginegem tan samar pamore Praja Mudha Karana Sayekti. Wis Mumur Grimis wengi iki gowo atis Cahyaning lintang ilang, kalingan mendung Peteng dhedhet Jumbuh karo crita tresnaku Surem…tanpa cahya Anyep tanpa rasa Kejiret cidra,dirante kahanan Maju tatu,mundur ajur Kandheg, mandheg, ...