JURNAL MINGGU ke-4 GURU PENGGERAK
JURNAL REFLEKSI MINGGU KE 4 PROGRAM
CALON GURU PENGGERAK
Kegiatan
CGP minggu ini diharapkan menuangkan pengalaman yang kita lakukan dalam
pembelajaran di kelas maupun aktivitas lain di sekolah.
Dalam
kegiatan CGP kali ini kita diminta menceritakan pengalaman yang kami lakukan di
kelas maupun di sekolah. Dengan memperhatikan kita sebagai guru yang menyajikan
pembelajaran yang menarik dan berpihak pada siswa dalam kegiatan belajar menuju
pembelajaran yang bermakna tentunya berdasarkan pengalaman kita.
Dalam kegiatan menggali diri ini lebih tepatnya apa yang telah kita lakukan selama ini. Tentunya menceritakan kembali merupakan suatu hal yang menarik karena seolah-olah kita sedang berdiri di depan sebuah cermin yang serba tahu. Cermin yang menguji kejujuran diri bersandar pada kegiatan atau ilmu yang di dapatkan dari program CGP. Pertanyaannya “Sudah berapa sesuaikah dirimu dalam melakukan pembelajaran dengan nilai-nilai yang kamu dapatkan dari CGP?”
Menuliskan
satu persatu, langkah demi langkah sekan membuka kembali catatan masa lalu yang
akan menuntut saya pada suatu kesadaran untuk selalu dan selarlu, terus dan
terus berbenah memperbaiki diri menuju guru professional. Sebagai guru yang
selalu berupaya dan semakin mantab keyakinannya, sehingga mampu memberikan yang
terbaik bagi siswa-siswanya.
Dalam
rangka memperkuat nilai dan kegiatan yang telah dilakukan kami secara
kolaborasi diminta mendiskusikan hubungan nilai-nilai guru penggerak dan upaya
menguatkan peran dan nilai-nilai guru
penggerak. Secara kelompokkami sajikan tugas tersebut dalam bentuk ppt. Banyak
masukan dari kelompok lain yang sangat membangun dalam rangka perbaikan konsep
dan tindakan yang seharusnya kami ambil. Penguatan dari Faslilitator yang
sangat luar biasa memberi motivasi yang sangat berarti bagi kami untuk tetap
terus dan terus berupaya memperbaiki dan menguatkan peran dan nilai guru.
Kegiatan
minggu ini dilanjutkan dengan refleksi terbimbing tentang nilai-nilai dan peran
guru penggerak dengan menjawab berdasarkan pengalaman diri di tuangkan dalam
bentuk tulisan sebagai berikut:
1.
Apa saja
nilai diri saya? (yang terdapat pada bagian mulai dari diri)
Penugasan kali ini sangat menarik
karena kita diharapkan menggali potensi apa yang kita miliki. Hal ini menyadarkan dan menguakan kita bahwa
setiap orang punya kesempatan yang sama, setiap kesulitan bisa dicari jalan
pemecahannya. Komunikasi, elaborasi, kolaborasi bisa menjadi cara untuk
mengatasi berbagai kesulitan diri yang ada. Memang semua bergantung pada diri
kita, tetapi orang lain bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk memecahkan satu
masalah hingga mengembangkan potensi kiita secara optimal.
Berusaha dan selalu berupaya untuk
menghasilkan sesuatu yang berarti akan menjadi motivasi yang sangat luar biasa
bagi diri seseorang dalam melakukan suatu aktivitas. Menjadi lebih baik adalah
satu ungkapan yang memiliki kekuatan luar biasa bagi diri untuk kita tanamkan
dalam diri kita. Yakin semua pasti bisa.
2.
Apa yang
saya rasakan setelah mengetahui nilai dari Guru Penggerak? Jelaskan!
Nilai dalam diri Guru Penggerak
yaitu: mandiri, reflektif,
kolaboratif, inovatif dan pembelajaran yang berpihak pada murid. Merupakan
hal yang cukup memerlukan wakti bagi saua untuk memahaminya. Definisi demi
definisi saya membacanya. Ada suatu kebanggaan dalam diri karena saya
mendapatkan suatu jawaban dari pertanyaan demi pertanyaan yang selama ini
selalu terulang dalam pikiran saya. “Mengapa saya bisa, mengapa saya menjadis
eperti ini, dan lain-lain, hingga mengapa saya bisa lolos seleksi Calon Guru
Pengerak?”
Mulai dari rutinitas tugas utama
hingga tugas tambahan di sekolah dan tugas-tugas yang lain menjadikan saya
harus berpikir ulang menata kembali rencana-rencana dan target-target ke depan
bagi saya.
Berbagai rutinitas dan program
guru penggerak yang telah tersusun rapi memerlukan pemikiran yang cukup menyita
dalam penataan agenda kegiatan ini bagi saya. Namun berkat motivasi dari
Pendamping (pengajar praktik), fasilitator hingga instruktur yang sangat luar
biasa menjadi kekuatan bagi saya untuk tetap maju dan terus semangat dalam
mengikuti kegiatan ini. Berangkat dari nilai mulia tersebut maka tidak ada kata
surut ke belakang melainkan terus bergerak maju ke depan dengan tingkat yang
lebih sering, percaya diri berbagi dalam komunitas lebih luas untuk terus berbagi
dan berinovasi mengupgrade potensi diri guna menyajikan pembelajaran terbaik
bagi siswa.
Setelah mengikuti beberapa vicon
dari narasumber hingga diskusi bersama Ibu Fasilitator telah memberikan
pemahaman yang lebih kuat khususnya pada konsep dan pemikiran di bidang
pendidikannya KHD utamanya pendidikan dengan kesederhanaan dan pendidikan yang
menekankan kita adalah sebagai pelayan murid-murid kita. Di mana seyogyanya
kita senantiasa mengutamakan kepentingan murid-murid kita di atas kepentingan
pribadi dan keluarga kita.
Keinginan untuk selalu bergerak,
berbuat dan berbagi yang terbaik dari apa ilmu yang saya miliki. Dan selalu
bertanya untuk setiap ketidaktahuan saya akan sesuatu dengan terus mencari
literatur atau bertanya pada sumbernya secara langsung.
3.
Apa saja
nilai diri Guru Penggerak yang sudah saya miliki sekarang?
Menariknya dalam penugasan ini
kita diminta menggali apa yang kita miliki. Sebenarnya nilai mandiri,
reflektif, kolaboratif, inovatif dan pembelajaran yang berpihak pada murid merupakan
sesuatu yang tanpa saya sadari telah menjadi bagian di dalamnya. Selama 22
lebih tahun masa kerja saya sebagai seorang guru. Kegiatan-kegiatan baik sesama
rekan di sekolah maupun dalam komunitas MGMP tingkat sekolah, Kabupaten hingga
lintas Kabupaten, dengan siswa maupun sebagai bagian anggota masyarakat.
Dalam hal ini nilai yang saya
miliki semangat untuk berbagi. Senantiasa punya kenyakinan dalam diri bahwa
tidak ada sesungguhnya yang tidak dapat terpecahkan/ tidak ada kesulitan yang
abadi. Tetap semangat untuk melalui dan menyelesaikannya dengan penyelesaian
hasil terbaik. Selalu menyikapi diri dengan menuliskan kembali apa yang telah
saya lakukan dan apa yang menjadi keinginan terkuat untuk saya wujudkan degan
mematangkan tahapan/proses untuk mencapainya. Berusaha untuk selalu
menghasilkan perubahan-perubahan dalam setiap kegiatan misalnya mengolah yang
tak berguna menjadi bahan berguna untuk menunjang kegiatan saya. Selalu
berusaha untuk punya arti bagi orang lain. Kesemuanya di jalani dengan sabar dalam
keseharian.
4.
Diantara
nilai-nilai yang sudah saya pelajari, nilai apa yang saya rasa perlu saya
kuatkan? Jelaskan!
Keberpihakan pada siswa merupakan nilai
yang harus saya tingkatkan dan perkuat dalam penerapan pada mereka maupun pada
kesiapan administrasi pembelajaran hingga penguasaan berbagai model, metode
pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Saya harus senantiasa berupaya untuk
melibatkan ide dan kegemaran mereka dalam pembelajaran tentunya harus di diimbangi
dengan kesiapan administrasi pembelajaran sehingga saya sebagai guru dapat
menyajikan pembelajaran yang benar dan bertanggungjawab.
5.
Apa yang
saya rasakan setelah mengetahui peran dari seorang Guru Penggerak?
Semakin mantap dan semangat
mengikuti kegiatan CGP. Untuk memperdalam memahami makna diri sehingga dapat
berperan secara lebih nyata dalam kegiatan sebagai seorang guru. Pemahaman dan
penerapan selama ini akan memiliki sumber rujukan/daftar pustaka manakala saya
menuliskannya bagi komunitas yang lebih luas tentang kegiatan saya selaku Guru
Penggerak.
6.
Apa yang
bisa saya lakukan (khusus untuk diri saya) untuk menguatkan peran dan nilai
Guru Penggerak?
Senantiasa upgrade kemampuan diri.
Berbagi dalam komunitas, tetap menerima dengan tangan terbuka setiap feedback dari
rekan-rekan di dalam komunitas tersebut. Membuka secara lebih luas sarana
berbagi pengetahuan, pengalaman dll lewat platform media
sosial yang saya miliki. Komunikasi, kolaborasi dengan rekan sejawat, komite
hngga orangtua serta siswa menjadi satu keharusan bagi saya untuk dapat
melakukan hal terbaik untuk siswa, lembaga hingga masyarakat luas pada umumnya.
7.
Apa yang
akan menghambat saya dalam memperkuat peran dan nilai guru penggerak dalam diri
saya?
Hingga saat ini tidak ada hambatan
yang terasa memberatkan bagi saya dalam rangka memperkuat peran dan nilai guru
pengegrak. Semua bisa dikomunikasikan, dikoordinasikan dan dikonsultasikan
dengan atasan maupun dinas hingga dengan sesama CGP, Pengajar Praktik sampai
dengan Fasilitator.
Komentar
Posting Komentar